Postingan

[ChinaNews] International Experts on China's Two Sessions

Gambar
(全国两会)国际人士看两会:中国经济强韧 发展惠及全球 中国新闻网 2026-03-05  中新社北京3月5日电 综合中新社驻外记者报道:正在北京召开的中国两会受到国际社会广泛关注,多国人士在接受中新社记者采访时高度评价中国政府工作报告,称在全球局势复杂多变的当下,中国不仅展现了强大的经济韧性和活力,还以实际行动为全球南方国家及世界经济增长提供确定性与宝贵借鉴。 印度尼西亚根塔拉研究院战略传播与研究总监陈姝伶评价称,中国国内经济的韧性与稳定的高质量增长释放出信心与确定性,也进一步强化中国的对外合作。在当前充满动荡的国际环境下,这种稳定性尤为重要。 哈萨克斯坦欧亚国际研究协会执行主任凯拉特·巴特尔巴耶夫表示,中国政府工作报告的整体性和系统性给人留下深刻印象,“报告显示,中国正在统筹推进经济增长、社会稳定和技术升级等多方面任务。”他认为,中国经济的稳定发展及其向高科技、创新型发展模式的转型,会对整个地区的经济发展产生重要影响。 柬埔寨端华大学副校长陈德林说,政府工作报告与各项政策部署全面总结中国在应对外部压力与结构转型过程中取得的扎实成效,始终坚持稳中求进工作总基调,把高质量发展放在首位,统筹发展和安全,不断激发经济内生动力与社会活力,“这种立足国情、着眼长远、用实干回应民生关切的发展理念,令人印象深刻。”他表示,中国坚持发展与民生并重,依靠教育与创新夯实国家长远竞争力的成功实践,为柬埔寨发展提供宝贵借鉴。 德国智库席勒研究所专家奥森科普认为,中国政府工作报告提出了一项明智且面向未来的发展战略,“中国将比以往任何时候都更加成为全球社会稳定、安全与可靠的重要支点。”他分析说,报告高度强调科技进步作为未来发展的驱动力,“建设具有世界级水平的创新中心,是中国政府战略中的关键组成部分。” 南非“哲理中非国际交流智库”负责人谭哲理关注到政府工作报告中公布的2025年中国国内生产总值增长5%这一数据,他表示中国经济保持较强韧性,在全球动荡中坚持发展,为全球南方国家应对风浪提供借鉴。 韩国圆光大学韩中关系研究院院长柳智元也认为,在外部环境不稳定、不确定因素增多的背景下,中国经济依然展现出较强的韧性和活力。 俄罗斯外交部莫斯科国立国际关系学院外交学院东方语言教研室主任、汉学家亚历山大·谢苗诺夫谈及中国外交政策时称,在冲突频发的当下,中国直面全球面临的发展、安全、文明、治理问题,...

[KabarNusantara] Meneguhkan Kebangsaan di Tengah Arus Global: Refleksi Komunitas Tionghoa Indonesia Menjelang Imlek 2026

Gambar
Diskursus mengenai identitas dan peran komunitas Tionghoa Indonesia kembali mengemuka menjelang perayaan Imlek 2026. Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia (Aspertina), Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI), dan Forum Sinologi Indonesia (FSI) berkolaborasi menggelar diskusi bertajuk "Imlek 2026: Ketionghoaan dalam Bingkai Budaya Indonesia" pada hari Sabtu, 28 Februari 2026. Forum ini menjadi wadah penting untuk merefleksikan posisi komunitas Tionghoa Indonesia di tengah derasnya arus investasi global, khususnya dari Tiongkok, serta menguatkan komitmen kebangsaan sebagai landasan utama dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Diskusi ini menghadirkan beragam perspektif dari akademisi, praktisi, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan, yang menyoroti kompleksitas identitas Tionghoa Indonesia dalam konteks dinamika global. Salah satu isu krusial yang dibahas adalah bagaimana komunitas Tionghoa Indonesia merespons peningkatan investasi Tiongkok di berbagai negara, termasuk Indonesia...

[Detik.com] Di Tengah Arus Investasi China, Pelaku Usaha Didorong Perkuat Komitmen ke RI

Gambar
Arus investasi dan pengaruh global yang kian kuat dinilai perlu direspons dengan penguatan komitmen kebangsaan, termasuk oleh pelaku usaha keturunan Tionghoa di Indonesia. Hal itu mengemuka dalam diskusi bertajuk "Imlek 2026: Ketionghoaan dalam Bingkai Budaya Indonesia" yang digelar Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia (Aspertina) dan Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) bekerja sama dengan Forum Sinologi Indonesia (FSI). Dalam forum tersebut dibahas posisi komunitas Tionghoa Indonesia di tengah dinamika global, termasuk meningkatnya arus investasi China ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Christine Susanna Tjhin dari Gentala Institute menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir arus investasi Tiongkok ke luar negeri meningkat dan melahirkan kategori "pendatang baru" generasi terbaru di berbagai negara, termasuk Indonesia. Situasi ini membuat pembahasan identitas dan posisi diaspora semakin kompleks. Ia juga menyoroti peran media sosial dalam memperkuat ...

Reflection on the 75th years of Indonesia-China relations (The Jakarta Post)

Gambar
Of the 75 years of diplomatic relations, the Indonesia-China Comprehensive Strategic Partnership (ICCSP), established in 2013, is the era when giant leaps occurred.  The value of bilateral trade in 2013 was US$52.45 billion; by 2024, it had nearly tripled to $135.17 billion, with exports accounting for 23.6 per cent of our total exports and 31.1 per cent of our total imports. Indonesia is the 16th export destination partner (2 percent of China's total exports) and the 11th import origin partner (3.2 percent).  Investment Coordinating Board (BKPM) data show that Chinese investment jumped from 12th place in 2013 ($297 million) to second place ($8.1 billion) by 2024, with 59 percent average investment growth over the past decade. These figures exclude Hong Kong SAR.  When diplomatic normalization began, relations moved glacially. The consequences of two decades of frozen diplomatic ties and three decades of the New Order's assimilation policy were still chronically felt....

[China Daily] Forum urges integration, realignment for ASEAN

Gambar
  Southeast Asian countries need to deepen their integration and economic cooperation to sustain regional development amid uncertainties and challenges arising from steep tariffs imposed by the United States, a regional forum heard on Wednesday. While tariff negotiations with the US may have resulted in deals that are disadvantageous to members of the Association of Southeast Asian Nations, the regional bloc can use existing free trade agreements to promote a "rules-based global economic order", according to experts who participated in the webinar organized by the Manila-based Philippine Association for Chinese Studies. "The inconsistency and unpredictability of US foreign policy (are pushing) Asian and other regional states to hedge and realign," said Kei Koga, an associate professor from the School of Social Sciences at Singapore's Nanyang Technological University. Noting how US trade policies change when a new president is elected, he said that Asian countrie...

KTT BRICS Momentum Penting Tuju Perdamaian

Gambar
DENGAN berlangsungnya KTT BRICS tahun ini, Indonesia kembali diingatkan tentang pentingnya perdamaian , pembangunan, dan keamanan yang saling terkait dalam membangun dunia yang makmur dengan masa depan bersama. Visi itu penting, khususnya bagi komunitas Global Selatan karena lebih banyak negara-negara semakin menyadari perlunya upaya kolaboratif untuk mengatasi tantangan bersama. Demikian dikemukakan Direktur Komunikasi dan Riset Strategis Gentala Institute, Christine Susanna Tjhin. "Hakikat perdamaian, pembangunan, dan keamanan merupakan inti dari realita ini. Perdamaian adalah fondasi yang menopang pertumbuhan pembangunan. Tanpa perdamaian, semua upaya menuju pertumbuhan ekonomi dan kemajuan sosial dapat menjadi sia-sia," ujarnya melalui keterangannya, Minggu (20/10). Ia menekankan pembangunan, pada gilirannya, mendorong stabilitas dengan menciptakan peluang yang mengangkat masyarakat dan mengurangi kesenjangan. Keamanan, baik itu manusia, negara, dan alam memastikan bahwa...

China's Global Impact - Reflections from Asia (FULL)

Gambar
This conference will feature two insightful panels that delve into China's economic transformation and its global implications: 𝐏𝐚𝐧𝐞𝐥 𝟏: 𝐔𝐧𝐝𝐞𝐫𝐬𝐭𝐚𝐧𝐝𝐢𝐧𝐠 𝐂𝐡𝐢𝐧𝐚’𝐬 𝐄𝐜𝐨𝐧𝐨𝐦𝐢𝐜 𝐓𝐫𝐚𝐧𝐬𝐟𝐨𝐫𝐦𝐚𝐭𝐢𝐨𝐧 – 𝐖𝐡𝐲, 𝐖𝐡𝐚𝐭, 𝐚𝐧𝐝 𝐇𝐨𝐰 𝐏𝐚𝐧𝐞𝐥 𝟐: 𝐆𝐥𝐨𝐛𝐚𝐥 𝐈𝐦𝐩𝐚𝐜𝐭 𝐨𝐟 𝐂𝐡𝐢𝐧𝐚’𝐬 𝐄𝐜𝐨𝐧𝐨𝐦𝐢𝐜 𝐓𝐫𝐚𝐧𝐬𝐟𝐨𝐫𝐦𝐚𝐭𝐢𝐨𝐧 Our international panellists will offer balanced and nuanced perspectives on China's economic landscape, the drivers behind its structural reforms, and the global repercussions of these changes. We are honored to feature Dr. Keyu Jin , tenured Professor of Economics at the The London School of Economics and Political Science (LSE) , and author of "The New China Playbook: Beyond Socialism and Capitalism," as our keynote speaker. Our distinguished panellists include: - Dr. Erik Berglof , Chief Economist at the Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) - Prof. 贲圣林 Ben Shenglin , Professor & Dean at...

China's Global Impact - Reflections from Asia

Gambar
HONG KONG, 11 July 2024 - Hosted by Global Institute For Tomorrow (GIFT) Prof. Amal Nagah Elbeshbishi, Ms. Christine Susanna Tjhin, Dr Edward Tse, and Dr Srikanth Kondapalli condensed their key takeaways from their engaging panel session themed 'Global Impact of China’s Economic Transformation' for the virtual conference 'China's Economic Prospects and Global Impact', organised by the Global Institute For Tomorrow (GIFT). They provide their expertise to represent three of the fastest growing regions in the world in India, Indonesia, and Africa, and to analyse the impact that China's explosive growth has had on their economies. Panel 2 was coordinated and moderated by Mr Eric Olander, editor-in-chief of the China Global South Project. Youtube Video: https://youtu.be/j612iIY-kt8?si=wwhlw0fU9mGqE-WW

Menelaah Narasi Ancaman Kelebihan Kapasitas Sektor EV Tiongkok

Gambar
MESKIPUN tidak sedikit yang melabuhkan harapan bahwa kunjungan Menteri Keuangan AS Janet Yellen ke Tiongkok kali ini bisa menurunkan temperatur ketegangan geopolitik, realita kembali menyurutkan harapan tersebut. Menurut Yellen, kenaikan investasi di industri-industri baru, terutama di sektor energi hijau (termasuk EV, batere lithium-ion dan solar), akan menggeser harga pasar dunia dengan kehadiran produk-produk Tiongkok dengan harga yang lebih terjangkau. Yellen mencemaskan “kelebihan kapasitas produksi” Tiongkok , terutama di bidang industri energi bersih yang memasuki pasar Amerika dan Eropa. Perlu dicatat bahwa Yellen merepresentasikan kubu “merpati” yang relatif lebih bersahabat. Aktor-aktor kubu “elang” lebih condong pada narasi faktor “ancaman keamanan nasional” yang secara tidak mengejutkan telah banyak mendapat panggung di platform media arus-utama Barat - mulai dari ancaman keamanan data dalam EV asal China, ancaman bagi pelaku industri otomotif di AS, dan sebagainya. Akar...